Entahlah sudah berapa lama kau kuperjuangkan.Pengorbanan yang berharap tentu ada balasan, namun lagi-lagi ekspektasi membunuh segalanya.Jangankan hal yang idealis ku dapatkan, sesuatu yang kelihatan akan mudah kudapatkan, namun lagi-lagi enggan untuk menyapaku.Entahlah, segalanya seperti permainan yang selalu menjebakku, rasanya seperti ingin mengakhiri ini semua.aku tidak tahu akhir dari permainan ini, apakah aku akan menjadi pemenang dan mendapatkan sebuah "hadiah" atau apakah aku akan menanggung sebuah kekalahan.tapi, sekali lagi aku ingin mengucapkan terimakasih sudah menjadi penyemangat hidupku.
aku akan selalu mengapresiasi atas pengorbananku untuk mendapatkanmu. Penolakan ini harus membuat diriku semakin kuat, karena kekalahan dari "permainan" ini adalah temanku.






